Kabupaten Biak memikat dengan perpaduan laut biru, perbukitan hijau, dan panorama kota yang menawan. Suasananya tenang, alami, dan cocok untuk melepas penat.
Tahapan 1:
Proses Pembuatan Kapur Terjadi di RT 6 kampung kinmom, dengan tujuan untuk di jual dan di edarkan secara langsung di agen penampung kapur dan di pasar sekitar wilayah kota jayapura.
Tahapan 2:
Nah jadi ada beberapa proses-proses pembuatan kapur, yang langsung di sampaikan narasumber atau distributor itu sendiri
Tahapan 3:
Yang pertama kumpulkan cangkang kerang bia dan untuk proses pembakaran menggunakan kayu besi dengan jumlah sesuai dengan banyaknya cangkang bia yang ada.
Tahapan 4:
Sebelum melakukan proses pembakaran, cangkang bia harus di pisahkan mana yang berkaca mana yang tidak karena menurut narasumber cangkang bia yang berkaca tidak memiliki zat kapur jadi harus di pisahkan.
Tahapan 5:
Setelah di pisahkan, mulailah susun rangka untuk pembakaran cangkang bia tersebut.
Tahapan 6:
Setelah membuat rangka susunlah cangkang bia di atas rangka tersebut secara merata.
Tahapan 7:
Setelah cangkang bia merata, dilanjutkan dengan menutup bagian atas agar cangkang bia terbakar tidak terhambur. dan cara proses membakar menurut narasumber harus bakar dari tengah oleh karena itu di buatkan satu pintu di bagian tengah untuk proses pembakaran biar apinya terbakar pada satu titik di awal.
Tahapan 8:
Setelah di buatkan pintu lanjutkan menyusun kayu keatas setinggi cangkang bia yang disiapkan. dan melihat kondisi cuaca untuk persiapan proses pembakaran.
Tahapan 9:
Setelah melihat cukup bagus langsung saja melakukan proses pembakaran mulai dari pintu yang sudah buat di tengah supaya api nya tdk menyebar dalam proses pembakaran
Tahapan 10:
Setelah dibakar hampir 12-14 Jam tunggu saja sampai benar-benar semua cangkang bia terbakar merata dan di dinginkan saja sampai bisa di ambil.
Tahapan 11:
Setelah dingin buatkan pondok sementara untuk menutup cangkang bia biar terhindar dari hujan untuk proses selanjutnya.
Tahapan 12:
Setelah di buat pondok sementara, di lanjutkan mengambil cangkang bia yang sudah dingin di isi di keranjang yang sudah di siapkan menggunakan safety first yaitu sarung tangan dan masker.
Tahapan 13:
Setelah di isi di keranjang, cangkang tersebut diisi kedalam loyang yang sudah di isi air untuk pembersihan sekaligus untuk di rebus ulang di dalam drum yang sudah di siapkan.
Tahapan 14:
Setelah naruh di air, diangkat angkat lagi keluar untuk pengeringan sekitar satu menit untuk persiapan perebusan cangkang bia
Tahapan 15:
Setelah di taruh sebentar cangkang bia tersebut siap di rebus dengan cara masukan cangkang tersebut ke dalam drum, dalam proses di rebus ini tidak menggunakan air tambahan namun langsung saja di rebus karena cangkang yang di celupkan ke air sebelumnya masih sedikit lembab.
Tahapan 16:
Setelah di rebus selama 10-15 menit tetap di aduk hingga cangkang bia tersebut menjadi kapur.
Tahapan 17:
Setelah menjadi kapur, pindahkan menggunakan gerobak ke dalam penampungan kapur untuk di sharing lagi.
Tahapan 18:
Setelah kapur di tampung di penampungan, siapkan sharingan seperti tapis-tapisan untuk menapis kapur yang masih kasar
Tahapan 19:
Setelah di tapis pisahkan kapur yang sudah halus ke dalam tempat penampungan kapur yang sudah siap untuk di sajikan
Tahapan 20:
Setelah itu di sajikan kedalam plastik es lilin, karung 25 kg atau tempat-tempat yang sudah di siapkan
Tahapan 21:
Setelah di siapkan semuanya siap untuk di jual keluar ke jayapura dan dipasarkan di tempat-tempat sekitarnya dengan jumlah kapur yang sangat banyak.
Tahapan 22:
pembuatan kapur