Keindahan alam dan ketenangan hidup berpadu di Kinmom.
Kampung Kinmom merupakan salah satu kampung yang terletak di Distrik Samofa, Kabupaten Biak Numfor. Kampung Kinmom juga memiliki kearifan lokal dan sumber daya alam yang sangat menarik untuk dibahas salah satunya memiliki pusat PDAM yang ada di Distrik Samofa, dan distrik lain sekitarnya. Mayoritas agama yang terdapat di Kampung Kinmom adalah Kristen Protestan.
Kampung Kinmom juga memiliki beberapa RT dan RW. Kampung Kinmom meliki 6 RT dan 2 RW dengan jumlah penduduk saat ini berjumlah 867 jiwa pada tahun 2025, mata pencarian masyarakat Kampung Kinmom adalah bertani dan berkebun.
Sejarah asal usul atau adat istiadat setempat yang dianut serta dihormati oleh Negara dalam ini NKRI. Asal usul Kampung Kinmom berasal dari kata KIN yang artinya kayu, MOM yang berarti ampas, jadi kinmom adalah kayu ampas yang kegunaanya untuk membuat perahu dalam arti seluruh masyrakat kampung kinmom senantiasa berada dalam satu perahu dan mendayung bersama menuju suatu tujuan yaitu masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.
Jadi Kampung Kinmom merupakan salah satu nama yang diambil dari tiga nama kampung yang disebut warga asli KBS (Kinmom, Baryasba, Sasuf) sejak tahun 1928. Warga penduduk Kinmom terdiri dari beberapa marga yaitu Kbarek, Marandof, Awom, Yawan, Msen, Sroyer, Randongkir, Mansnandifu, dan Arwam.
Dahulu Kampung Kinmom bernama Kampung Snerbo, kata Snerbo berasal dari kata SNER yang artinya kayu dan BO yang artinya diatas, jadi Snerbo berarti kayu yang paling kuat. Kampung partisipasi Snerbo berdiri pada tahun 1970 dibawah pimpinan bapak Anthonius Marandof dan marga lain yang terkait dimana berdirilah jemaat GKI Elohim Snerbo saat itu. Dan selanjutnya Snerbo yang berada di di kelurahan Samofa pada saat itu mulai berbenah diri melalui lingkungan RT dan RW.
Maka pada tanggal 25 oktober 2012 pemerintah kabupaten biak numfor atas nama bupati Melianus Maryen, S.Sos, MM, menetapkan snerbo sebagai kampung pemekaran dengan nama "Kinmom" yang telah dipimpin oleh aparat pemerintah sebagai karakter sementara (Efrion Marandof), yang juga merupakan anak asli Kampung Kinmom.